September 08th, 2010
Selamat Datang di Website Sub Dinas Pertambangan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali
menu
peta
artikel
galeri foto
 
Setujukah anda dengan dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal) di Bedugul Bali ?
Sangat setuju
Setuju
Tidak Setuju
 
Total Responden: 5075
Lihat hasil polling
Dep. Pertambangan Pusat
Departemen Pekerjaan Umum
Dinas Tata Kota
Dinas Tenaga Kerja
Dinas Badan Perencanaan Daerah
Dinas Bapedal
Dinas Sosial
Dinas Pendidikan
 
Tentang Kami Pengawasan Kebijakan Litbang Diklat
Home - Energi Terbarukan

Energi Terbarukan

Energi merupakan sumber daya yang sangat dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan pembangunan, khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung proses industrialisasi. Di lain pihak, energi merupakan komoditas yang dapat diperdagangkan atau diekspor sehingga berperan sebagai sumber devisa yang penting. Potensi sumber energi nasional terus digali dan dikembangkan dengan berpegang pada prinsip menguntungkan secara ekonomis, layak secara teknis dan diterima secara sosial budaya serta tidak merusak lingkungan dan terjangkau oleh daya beli masyarakat. Sehingga untuk menjaga kelestarian sumber energi ini perlu diupayakan pemanfaatannya secara hemat.

POTENSI KELISTRIKAN

Tenaga listrik merupakan sumber energi yang sangat penting bagi kehidupan manusia baik untuk kegiatan industri, kegiatan komersial maupun kehidupan sehari-hari rumah tangga. Penyediaan tenaga listrik dilakukan oleh negara diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pemegang kuasa usaha ketenagalistrikan.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan tenaga listrik secara lebih merata dan untuk meningkatkan kemampuan negara dalam penyediaan kebutuhan tenaga listrik seperti diatur dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2002 tentang ketenagalistrikan, sepanjang tidak merugikan bagi kepentingan negara, badan usaha lain dapat diberikan kesempatan untuk menyediakan kebutuhan tenaga listrik dalam memenuhi kebutuhan akan energi listriknya.
Penyediaan tenaga listrik disuplay oleh PT. PLN (Persero). Dari 674 desa yang ada di Provinsi Bali, seluruhnya sudah berlistrik kecuali beberapa dusun/banjar yang lokasinya sangat jauh dari jaringan PLN dan terpencil.

Ketersediaan sumber tenaga listrik dari PT. PLN (Persero) untuk Provinsi Bali sampai saat ini dengan Daya Terpasang sebesar 556.112 KW dan Daya Mampu sampai tahun 2002 sebesar 393.900 KW dengan beban puncak yang terjadi yaitu sebesar 352.000 KW. Sumber tenaga listrik ini berasal dari beberapa sistem pembangkit seperti terlihat pada Tabel

Dengan sistem pembangkit tenaga listrik yang ada saat ini, diperkirakan pada tahun 2010 nanti, jumlah daya mampu yang dihasilkan yaitu :
• PLTD Pesanggaran : 25.130 KW
• PLTG Pesanggaran : 46.021 KW
• PLTG Gilimanuk : 75.616 KW
• Kabel Laut : 200.000 KW
Jumlah : 346.767 KW

Dengan demikian akan terjadi pengurangan cadangan listrik untuk Provinsi Bali di tahun 2010 nanti sebesar 47.133 KW. Untuk menutupi kekurangan tersebut maka diperlukan tambahan pembangkit baru. Ada beberapa potensi yang bisa dikembangkan untuk pembangkit baru yaitu :
• LTP Bedugul dengan daya 2 X 10 MW
• PLTA Ayung dengan daya 1 X 12 MW dan 2 X 10 MW dan
• PLTU Pemaron
Selain potensi tersebut masih ada potensi yang lain yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTA) yang potensinya tak terhitung sesuai dengan kemampuan untuk memasang peralatan Foto Voltaic yang saat ini harga tiap unitnya masih relatif mahal dari pada jenis pembangkit yang lain.

Perkiraan tambahan pembangkit di Bali sampai dengan tahun 2004 masih optimis tercapai dan perkiraan tambahan pembangkit di Bali mulai tahun 2005 dan seterusnya sangat tergantung dari kerjasama dengan Pemda dan instansi terkait lainnya untuk menyukseskan pembangunan tersebut.

Sebagai cadangan bila sumber energi yang disuplay oleh PT. PLN (Persero) mengalami pemadaman ataupun sebagai cadangan energi pada saat terjadi beban puncak sehingga suplay energi menjadi berkurang maka pada beberapa sektor usaha seperti perhotelan, industri, pertokoan maupun perkantoran menggunakan usaha ketenagalistrikan sendiri yang lebih dikenal sebagai pembangkit/generator. Jumlah daya untuk keempat sektor tersebut mencapai 116,390 KVA. Daya pada masing-masing sektor di masing-masing kabupaten/kota di Bali melalui usaha ketenagalistrikan sendiri dapat dilihat pada Tabel.

:
:
   
suhu
 
 
Kabupaten Klungkung
Kabupaten Karangasem
Kabupaten Jembrana
Kabupaten Bangli
Kota Denpasar
Kabupaten Gianyar
Kabupaten Buleleng
Kabupaten Badung