 |
Kabupaten Bangli |
 |
Kabupaten Bangli terletak antara 1150 13’ 48” BT - 1150 27’ 24” BT dan 80 08’ 30” LS - 80 31’ 27” LS, dengan luas wilayah 520,81 Km2 (52.081,00 Ha) dan mempunyai kedudukan di tengah-tengah Pulau Bali, yang pada bagian selatan daerah tersebut merupakan daerah dataran rendah, sedangkan pada bagian utaranya adalah merupakan daerah pegunungan.
Penduduk Kabupaten Bangli ± 184.144 jiwa yang terdiri dari penduduk perkotaan 18.377 jiwa dan perdesaan adalah 165.767 jiwa.
Curah hujan rata-rata untuk Kabupaten Bangli adalah 2.024 mm / th.
Geologi daerah tersebut terdiri dari Tufa dan Endapan Lahar Volkanik Buyan - Bratan dan Batur yang berumur Kwarter Atas, sedangkan batuan yang sama dengan umur Kwarter Bawah berada disekeliling Gunung Batur termasuk Gunung Abang yang merupakan batuan dari Gunung Api Buyan – Bratan Purba serta Batur Purba. Batuan yang berumur Miosen Bawah sampai dengan Atas penyebarannya diperkirakan sampai ke daerah Bali Utara (Kecamatan Kubu) dimana batuannya terdiri dari Breksi gunung api, lava, tufa dengan sisipan batu gamping yang termasuk kedalam Formasi Ulakan (Formasi tertua di Bali).
Batuan yang lebih muda terdapat di daerah Danau Batur, yaitu yang merupakan batuan volkanik Gunung Batur (batuan andesit, lahar dan pasir) yang terletak di Desa Batur dan Songan.
Tidak ada pengembangan/pemanfaatan air bawah tanah untuk daerah tersebut, mengingat lokasi tersebut sangat tinggi >1.000 meter di atas muka laut. Sumber air yang ada untuk keperluan di daerah tersebut dari sumber mata air dan sebagian yang berada di sekitar danau Batur memanfaatkan air danau tersebut. Sedangkan kegiatan penambangan berada di Desa Songan dengan jenis material : batukali, pasir, sirtu, koral dan gravel.
1. Kab. Badung
2. Kab. Gianyar
3. Kab. Bangli
4. Kab. Klungkung
5. Kab. Karangasem
6. Kab. Buleleng
7. Kab. Jembrana
8. Kab. Tabanan
9. Kota Denpasar |
|
 |
 |
 |
|
|