September 08th, 2010
Selamat Datang di Website Sub Dinas Pertambangan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali
menu
peta
artikel
galeri foto
 
Setujukah anda dengan dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal) di Bedugul Bali ?
Sangat setuju
Setuju
Tidak Setuju
 
Total Responden: 5075
Lihat hasil polling
Dep. Pertambangan Pusat
Departemen Pekerjaan Umum
Dinas Tata Kota
Dinas Tenaga Kerja
Dinas Badan Perencanaan Daerah
Dinas Bapedal
Dinas Sosial
Dinas Pendidikan
 
Tentang Kami Pengawasan Kebijakan Litbang Diklat
Home - Wilayah Kegiatan - Kota Denpasar

Kota Denpasar

Secara geografis Kota Denpasar terletak di antara 80 35’ 31” - 80 44’ 49” LS dan 115 0 10’ 23” - 1150 16’ 27” BT, dengan ketinggian antara 0 - 75 m di atas muka laut, yang terdiri dari Denpasar Selatan pada ketinggian 0 - 12 m dpl, Denpasar Barat 12 - 75 meter dpl, Denpasar Timur 0 - 75 m dpl.

Secara Administratif Kota Denpasar dibagi menjadi 3 kecamatan, 16 kelurahan dan 27 desa yang meliputi Kecamatan Denpasar Selatan dengan luas 49,99 Km2, Denpasar Barat dengan luas 50,06 Km2 dan Denpasar Timur seluas 27,73 Km2. Batas-batas wilayah Kota Denpasar adalah sebelah utara dan barat berbatasan dengan Kabupaten Badung (Kec. Mengwi, Abiansemal dan Kuta) di sebelah timur dengan Kabupaten Gianyar ( Kec. Sukawati ) dan selat Badung sebelah selatan dengan Kabupaten Badung ( Kec. Kuta ).

Jumlah penduduk Kota Denpasar pada tahun 2000 adalah 468.860 jiwa, dengan curah hujan rata-rata 1.625 mm / th.

Pemanfaatan air bawah tanah baik melalui sumur bor dan sumur gali untuk Kota Denpasar sebagian besar dimanfaatkan untuk keperluan air minum (PDAM), rumah tangga, industri / hotel, cucian mobil, pabrik es, restauran dll dan terbanyak pada daerah pesisir pantai seperti daerah Sanur. Menurut data yang ada tercatat > 100 buah sumur bor/gali yang dimanfaatkan untuk keperluan tersebut di atas.

Ada beberapa sungai besar yang mengalir airnya sepanjang tahun di wilayah Kota Denpasar antara lain Tk. Ayung, Tk. Badung dan Tk. Mati.

Geologi Kota Denpasar terdiri dari beberapa formasi batuan yang susunannya adalah sebagai berikut :
Formasi Selatan : Formasi ini umumnya tidak tersingkap di Kota Denpasar, tetapi terletak disebelah selatannya membentuk semenannjung perbukitan, di mana batuannya adalah batu gamping dengan ketebalan yang diperkirakan mencapai 600 meter yang terletak di atas formasi Ulakan, diperkirakan berumur Miosen – Pliosen.

Formasi Palasari : Formasi tersebut tidak tersingkap di Kota Denpasar, namun keberadaanya diketahui dari data beberapa sumur bor yang menembus formasi tersebut dengan batuannya terdiri dari konglomerat, batu pasir dan gamping terumbu dan formasi ini yang mendominasi akuifer untuk daerah Kota Denpasar dan hal ini diketahui dari data transmissivity yang sangat tinggi yaitu 400 – 2000 m3 / hari.

Endapan Volkanik Kwarter yang menutupi hampir 70 % wilayah Kota Denpasar, yaitu batuan gunung api hasil dari gunung api Buyan Bratan – Batur yang terdiri dari tufa dan breksi, lahar, kerikil, pasir.

Endapan alluvial yang terdiri dari batuan lepas seperti pasir, kerikil dan lempung yang menempati sepanjang pantai Sanur dan Benoa.
Secara geografis Kota Denpasar terletak di antara 80 35’ 31” - 80 44’ 49” LS dan 115 0 10’ 23” - 1150 16’ 27” BT, dengan ketinggian antara 0 - 75 m di atas muka laut, yang terdiri dari Denpasar Selatan pada ketinggian 0 - 12 m dpl, Denpasar Barat 12 - 75 meter dpl, Denpasar Timur 0 - 75 m dpl.

Secara Administratif Kota Denpasar dibagi menjadi 3 kecamatan, 16 kelurahan dan 27 desa yang meliputi Kecamatan Denpasar Selatan dengan luas 49,99 Km2, Denpasar Barat dengan luas 50,06 Km2 dan Denpasar Timur seluas 27,73 Km2. Batas-batas wilayah Kota Denpasar adalah sebelah utara dan barat berbatasan dengan Kabupaten Badung (Kec. Mengwi, Abiansemal dan Kuta) di sebelah timur dengan Kabupaten Gianyar ( Kec. Sukawati ) dan selat Badung sebelah selatan dengan Kabupaten Badung ( Kec. Kuta ).

Jumlah penduduk Kota Denpasar pada tahun 2000 adalah 468.860 jiwa, dengan curah hujan rata-rata 1.625 mm / th.

Pemanfaatan air bawah tanah baik melalui sumur bor dan sumur gali untuk Kota Denpasar sebagian besar dimanfaatkan untuk keperluan air minum (PDAM), rumah tangga, industri / hotel, cucian mobil, pabrik es, restauran dll dan terbanyak pada daerah pesisir pantai seperti daerah Sanur. Menurut data yang ada tercatat > 100 buah sumur bor/gali yang dimanfaatkan untuk keperluan tersebut di atas.

Ada beberapa sungai besar yang mengalir airnya sepanjang tahun di wilayah Kota Denpasar antara lain Tk. Ayung, Tk. Badung dan Tk. Mati.

Geologi Kota Denpasar terdiri dari beberapa formasi batuan yang susunannya adalah sebagai berikut :
Formasi Selatan : Formasi ini umumnya tidak tersingkap di Kota Denpasar, tetapi terletak disebelah selatannya membentuk semenannjung perbukitan, di mana batuannya adalah batu gamping dengan ketebalan yang diperkirakan mencapai 600 meter yang terletak di atas formasi Ulakan, diperkirakan berumur Miosen – Pliosen.

Formasi Palasari : Formasi tersebut tidak tersingkap di Kota Denpasar, namun keberadaanya diketahui dari data beberapa sumur bor yang menembus formasi tersebut dengan batuannya terdiri dari konglomerat, batu pasir dan gamping terumbu dan formasi ini yang mendominasi akuifer untuk daerah Kota Denpasar dan hal ini diketahui dari data transmissivity yang sangat tinggi yaitu 400 – 2000 m3 / hari.

Endapan Volkanik Kwarter yang menutupi hampir 70 % wilayah Kota Denpasar, yaitu batuan gunung api hasil dari gunung api Buyan Bratan – Batur yang terdiri dari tufa dan breksi, lahar, kerikil, pasir.

Endapan alluvial yang terdiri dari batuan lepas seperti pasir, kerikil dan lempung yang menempati sepanjang pantai Sanur dan Benoa.
:
:
   
suhu
 
 
Kabupaten Klungkung
Kabupaten Karangasem
Kabupaten Jembrana
Kabupaten Bangli
Kota Denpasar
Kabupaten Gianyar
Kabupaten Buleleng
Kabupaten Badung